Info kali ini masih mengenai Jembatan Branjangan Surabaya yang masih dalam proses perbaikan. Dalam kesempatan ini saya akan sedikit memberikan opini saya mengenai kecelakaan di jembatan branjangan pagi hari ini(13/9/12). Saat itu kira-kira pukul 05.57 WIB ada seorang pengendara sepeda motor dari Gresik, menuju Surabaya. Saat menunggu antrian buka-tutup jalan, panjang antrian saat itu masih tidak terlalu ramai, dibandingkan pada pukul 6 sampai 8 pagi.
Pada awalnya semua terasa baik-baik saja. Namun saat giliran pengendara dari Surabaya antri, para pengendara sepeda dari wilayah Gresik langsung berebut untuk melewati jembatan Branjangan. Disaat angkutan yang saya naiki baru masuk jembatan, tiba-tiba ada pengendara sepeda yang berada dibelakang saya mencoba menyerobot pengendara lain. Namun karena tidak ada tempat didepannya, dia pun akhirnya membelokkan arah dan menabrak seorang penduduk daerah itu yang sedang bertugas menjaga ketertiban pengendara.
Penduduk tersebut langsung jatuh tertelungkup, dan pengendara sepeda itupun kehilangan keseimbangan dan jatuh ke jalan. Sepeda yang dikendarai mengalami rusak pada bagian setir kiri, namun keadaan pengendara kurang saya ketahui, karena angkutan yang saya naiki sudah melewati jembatan. Tapi saya sempat melihat penduduk yang tertabrak bisa berdiri kembali dan mempraktekkan saat dia jatuh setelah tertabrak sepeda motor. Sehingga bisa saya simpulkan penduduk tersebut tidak mengalami luka parah.
Oleh karena itu, saya berharap para pengendara kendaraan bermotor, baik sepeda maupun kendaraan umum, untuk bersabar dan mengantri sesuai antrian agar tidak mengalami keadaan yang tidak diinginkan. Karena kurang sabarnya pengendara dapat menyebabkan banyak hal yang tidak terduga terjadi.
Hal yang tak terduga bukan hanya kecelakaan, beberapa hari yang lalu, saat saya dari Surabaya ke Gresik pada jam pulang kerja, pernah terlihat seseorang memukul kepala beberapa pengendara sepeda bermotor dengan kayu karena pengendara sepeda tidak mau mengantri dan membuat jalan dari arah yang berlawanan tertutup. Beruntung, para pengendara tersebut menggunakan helm sebagai pelindung kepala, sehingga kepala mereka tidak mengalami luka serius, meskipun terdapat juga helm yang pecah.
Dengan adanya berbagai kejadian tersebut, bukankah itu tidak menyelesaikan kemacetan, malah menyebabkan kemacetan yang terjadi semakin parah. Sehingga untuk para pengendara kendaraan seharusnya dapat mengantri dan sabar dalam menunggu antrian, karena saya yakin semua orang ingin sampai di tempat tujuan dengan cepat dan selamat.
Kemacetan Perbaikan Jembatan Branjangan Surabaya Gresik

Adanya perbaikan jembatan Branjangan membuat kemacetan panjang di jalan penghubung surabaya gresik ini. Kemacetan ini semakin panjang apabila mendekati jam masuk kerja atau sekolah serta jam pulang kerja. Pagi ini (10/09/12) saja, tepatnya pukul 06.47 saat saya melewati jembatan ini menggunakan angkutan umum, membutuhkan waktu hampir satu jam agar keluar dari kemacetan.

Kemacetan ini terjadi karena perbaikan jembatan Branjangan dilakukan setengah jalan, sehingga setengah jalan yang tersisa digunakan oleh dua arah secara bergantian(sistem buka-tutup jalan). Buka-tutup harus dilakukan karena lebar jalan hanya bisa di lewati oleh satu mobil saja.


Karena sistem inilah banyak pengguna sepeda motor yang kurang sabar melakukan kecurangan dengan menerobos masuk jalan yang berlawanan arah. Hal ini menyebabkan kendaraan dari arah yang berlawanan tidak bisa berjalan maju. Kemacetan ini pun semakin panjang.


Para Warga dan petugas keamanan pun akhirnya membuat pembatas jalan agar pengguna kendaraan tidak menutup jalan dari arah yang berlawanan. Namun sayangnya masih banyak para pengguna kendaraan yang masih tidak mau mengantri untuk melewati jembatan ini. Padahal dengan menerobos jalan, akan membuat kemacetan semakin sulit teratasi.


Oleh karena itu besar harapan saya sebagai masyarakat pengguna jembatan Branjangan agar para pengguna yang lain mau lebih bersabar dalam mengantri untuk melewati jembatan ini. Sebab saya yakin semua orang juga ingin sampai ke tujuan tepat waktu dengan selamat.
Sedikit opini juga, saya berharap, banyak angkutan umum Gresik-P.Turi-JMP (Len Biru Muda), melewati jalan tol dari Romokalisari dan keluar di Pasar Loak(Tol Panjang) dan sebaliknya. Terutama pada jam berangkat dan pulang kerja (Pukul 06.00-09.00 dan 15.00-18.00), karena kebanyakan penumpang angkutan umum tipe pekerja dan pelajar, lebih mengutamakan efisiensi waktu yang dimiliki. Sehingga mereka lebih memilih lewat tol dengan biaya yang lebih mahal(sedikit) dari pada telat kerja atau sekolah.
Langganan:
Komentar (Atom)